Manusia yang satu itu terlalu mudah menangkap hal-hal baru yang hinggap di dunianya. Menganggap semua itu sempurna dan terhebat, padahal mata dan kakinya belum memandang dan menjejaki dunia sepenuhnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s