Pagi buta, mata sembab

Selamat pagi, Januari.

Tahun berganti. Nama bulan di kalender kembali lagi ke awal. Pagi hari tak ada yang berubah. Masih kicau burung yang sama. Kicau burung kecil yang bersahutan riang. Ayam mulai berkokok, saling memanggil kawannya dari rumah ke rumah. Terdengar ada seekor anjing ikut menggonggong.

Ku lihat langit lewat gorden transparan masih gelap. Secara sekarang masih pukul lima subuh. Sepertinya hari ini bakal mendung. 1 Januari yang kelabu. 

Ku lewatkan malam tahun baru dengan mata terlelap yang cukup sembab. Terisak benar sampai nafas tercekik rasanya. Teringat kenangan buruk selama 2017 dan betapa ingin aku segera pergi dari itu dan membuang mereka jauh. Aku juga menangis karena baru sepenuhnya bangun dari sadar bahwa… I don’t have any friends. Not one! I only have him. As a lover, as my bestfriend. Kemana teman SD? kemana teman SMP? Kemana teman SMA? Mereka peduli pun tidak. Mereka sudah punya sahabat lain. Aku hanya sekedar nama dalam sebuah buku pertemanan.

2018. What’s so new? Cuma angka 7 yang diganti 8. Dan, as I said, sebuah penanaman persepsi kalau semuanya baru lagi. Mulai dari awal yang baru. Resolusi, plans, changing for good, blablabla, etc.

Let’s just see, what will I be this year.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s