Bila Boleh Berandai

Apa sebenarnya

diam-diam kita sudah berjumpa pada satu muara?

Tapi dua mata kita buta,

tak dapat menebak sedang berdiri dihandap siapa.

Apa sebenarnya

tanya kita akhirnya berbalas juga? 

Tapi telinga ku tersumbat oleh bingung

dan suara mu hilang termakan badai.

Apa sebenarnya

ingin sekali kita berbicara

pada sesama yang tengah gundah

tentang aku, tentang kamu,

tapi nyali sedikit pun bahkan tak ada? 

Apa sebenarnya

semua kira ku salah? 

Rasanya,

harapku fana.

Semua hanya khayal saja. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s