Mungkin aku ‘nomophobia’. Dimana sesosok manusia yang tak bisa melepas dunia maya dari genggamnya. Padahal tulisan dan semua isi di dalamnya adalah fana. Hanya berupa ilustrasi kode-kode yang berterbangan. Entah, di mana-mana.

Ada rasa ingin memperdulikan mereka, orang-orang dekat yang jauh dari ada ku. Ingin pula aku diperduli. Tapi anganku itu berbalas juga tidak. Terabaikan, terlupa. Diasingkan seperti buku lama yang usang dan membosankan.

Ingin aku perduli. Ingin aku tau kehidupan di luar. Ingin aku mencinta. Ingin aku disuka. Ingin aku ini. Ingin aku itu. Ingin aku semuanya.

Tapi siapalah aku bagi mereka? Hanya kawan pelengkap. Siapa butuh? Tak ada. Siapa aku? Manusia cuma-cuma. 

Tak pernah nampak setetes air mata keluar dari pelupuk. Tidak, aku tidak sedih. Aku kecewa, aku marah, aku benci, aku dibuang, aku takut, aku sendiri.

Biarkan saja untaian kalimat barusan terbang di antah berantah tanpa ada satu pun yang akan jumpai. Selamanya dunia ku akan bersembunyi di balik malu. Selamanya takut ku berdiam di balik riang ku. Selamanya aku hanyalah debu.

Asing. Selalu asing. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s