Gloomy summer. 

Tapi boleh lah aku iri kepada mereka yang berhati riang dengan hari yang ber-rona pelangi. Karena dalam ramai aku sepi. Pada gaduh aku sunyi. Ingin menangis tapi siapa mau peduli? Tiap hari harus bersembunyi di balik muka walau tak terhindar pilu nya. Sakit, tapi siapa mau peduli? Biar saja aku sendiri, walau orang-orang mengerumuni tanpa peduli. Biar anggap aku fana, yang padahal ada ku mau kau anggap nyata. Teman? Kata itu selamanya tak kan bisa ku cerna betul. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s