A very short story-telling

Aku sendiri. Dan di ranah maya ini ingin rasa bercerita panjang. Timbul tanya oleh benak sendiri: “why not putting all this things on your private journal but on an online blog? Well, no one’s gonna see it anyway.” Ya, no one will ever found this blog anyway. Tapi, apa ya, ini seperti mencari perhatian khalayak luar. Seolah barang tertimbun tak nampak yang ingin ditemukan keberadaannya. Seakan-akan dunia harus tau tentang manusia suram nan puitis ini. Berharap seusai membaca frasa-frasa berantakan ini, ada sedikit peduli untuk sang penulis amatir ini.

Apa arti sebuah sosial media? Orang-orang pamerkan hal-hal yang bahkan penting pun tidak ke muka umum. Orang banyak, siapa pun, bahkan orang luar benua pun bisa liat. Bahkan aib sendiri atau orang pun tak peduli disebar demi mendapat “apresiasi”. Dengan sosial media, manusia-manusia itu merasa dihargai; lebih dari eksistansi mereka di atas bumi ini. 

Sungguh sedih. Walau, ironis, aku pun sama.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s