“Aku, “

​Aku, manusia tanpa tujuan, yang haus dan serat akan pujian. 

Aku, manusia yang tak miliki mimpi. Merangkak, merayap, mengais-ngais tanah, berimaji tanah kerukannya dengan magis semburkan mata air ajaib. 

Aku, orang yang iri hati saksikan bahagia yang bukan ada pada genggamnya. 

Aku, anak berderai tangis fana yang tusuk kalbu sampai tembus jantung dan arteri. 

Aku, bukan buta warna yang nikmati rona dunia dalam bayang hitam putih.

Aku, yang merasa sendiri di atas bumi berjuta manusia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s