Night Thoughts

​Aku benci akan dunia yang terpaksa menggantung diri pada teknologi; layar berwarna dan berjuta kata di dalamnya. 

Yang katanya menyambungkan yang jauh jadi dekat walau bola mata tak akan pernah dapat saling langsung memandang. 

Yang katanya bisa mengubah segala ikatan jadi cinta, baru atau yang lama dan bersemi kembali. 

Aku benci peradaban, aku benci kemajuan. Benci, kalau semua hanya jadi alat pembodohan pribadi manusia dan membuat mereka jadi kaku. Jadi yang sering mematung di atas bangku dengan sekotak layar dalam genggam selama, entah, waktu tak terhingga. Yang jadikan manusia-manusia tak pernah berusaha mengutarakan langsung isi hati, tapi memudahkan cara dengan mengirim sepucuk pesan maya; mereka fana.
Aku benci
akan dunia yang membawa kami ke masa ini.
Ataukah

seharusnya aku berkaca pada jernihnya muka air

dan melihat

betapa aku ketinggalan zaman

atau

betapa aku membenci sosial?
“Night thoughts.”

– pulang dari jakarta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s