Mimpi dan Senja Kelabu

​”bagaimanakah hari ini?”

ucapku di sore yang mendung bergerimis.
baik.

semua baik.

terlalu banyak lelah yang seharusnya terpampang di gurat-gurat wajah tanpa ekspresi ini. tapi tawa dan hal hal menyenangkan menghapus lagi kerutan kerutan itu. tapi, kalau bertanya seberapa lelahnya hari ini, jawabanku “tiada batas”.

di waktu yang seharusnya aku belajar, aku malah mengasah otak untuk menata hidup di masa depan. satu dekade dari sekarang, mungkin? tentang apa yang berhasil dan apa yang gagal. tentang apa yang akan terjadi setelah berhasil. tentang belasan cita cita yang terlalu ingin ku gapai. tentang tujuan hidup setelah keluar dari penjara sementara ini. tentang polaroid, jeep, gitar listrik, studio, dan beragam mimpi lain. sederhana.

aku hanya seorang anak sederhana dengan mimpi mimpinya yang begitu pula. aku punya berjuta harapan, tapi cukup satu mimpi.
“bagaimana cara menggapai mimpi?”

tanyaku lagi di dalam hati, mengakhiri ceritaku di senja kelabu ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s