Kalau penat, dunia mau apa?

Kalau dunia kini ada di atas ambang kobar api, diri mau apa?
Kalau asa sudah putus dan tentang kata ‘Jangan putus asa’, harapan bisa apa?
Andai ekspektasi bukan lah hasil,
Andai hasil bukan hayalan,
Andai nyata bukan maya,
Andai..

Kalau ada hidup, apa motivasinya?
Kalau ada cita, apa cara menggapainya?
Sekali pun ia bilang raihlah cita mu setinggi andromeda,
Gapai lah sekuat arus bermuda,
Percuma.
Muak, bagai sampah.
‘Raihlah ilmu sampai ke negeri Cina.’
Buat apa?
Sewaktu kecil orangtua hanya menyuruhmu belajar,
Jadi anak berbakti agar masuk surga.
Intinya hanya agama, bukan materi.
Bila kau pandang sisi terpinggir dunia; jalanan.
Mereka terabaikan,
Usang,
Kusam,
Rendah pendidikan.
Hanya upayakan damai.
Apa perlu capai keinginan ke Harvard?
Cina,
Amerika,
Sekalipun itu Jakarta?

Buat apa susah
Buat apa susah,
Susah itu tak ada gunanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s