Aku lemas,
Bagai niat ingin capai bulan dengan jari tapi se-senti pun tubuh tak terangkat.
Kalau ada surga, dan orang kata warnanya putih.
Kini aku lihat putih.
Putih berhamparan.
Tidak pada horizon melayang,
Tapi lembaran kertas bertinta hitam.
Kalau muak dengan dunia kemana kami harus beralih?
Asa menggapai cita layaknya ia musnah.
Guru, pada lagu ia agung.
Nyatanya buat murid terpuruk.
Dengan gemulai patahkan tunas yang baru tumbuh.

Then who to blame?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s